Senin, 11 November 2013

Teman ?

Teman yang tak pernah kujumpai, kau teman terbaiku.

Aku merindukan mu teman, aku mnerindukan saat kita saling mengirim sms konyol. Kau lah orang pertama yang mampu membuatku tersenyum setelah senyum itu pudar 5 tahun yang lau.

Kita mengenal cukup lama, walaupun kita tak pernah berjumpa. Tapi aku percaya bahwa kau seperti apa yang kupikirkan, aku percaya bahwa dirimu tidak bermuka dua. Dan ku harap kau memikirkanku seperti itu.

Sekian lama kita mengenal, sekitar 1 tahun 4 bulan lamanya kita berteman. Aku merasa hubungan ini lebih dari teman. Sebenarnya, entah perasaanku saja, kau juga berpikiran seperti itu. Tentang perasaan ini, selalu kupendam. Suatu saat aku ingin mengutarakannya. Tapi aku terlalu pengecut untuk itu.

Dan suatu hari, hari yang membuat semuanya berubah. Hari yang tak ingin aku ingat kembali. Kamu mengatakannya, “aku mencintaimu, aku tau seharusnya aku tidak mengatakannya, tapi aku tak bisa menahannya, aku benar-benar mencintaimu. Maafkan aku, semuanya menjadi hancur karena ku”. Mengapa kau mengatakan ini semua membuat pesahabatan kita hancur. Aku juga mencintaimu. Mengapa kau tidak tanyakan itu? Kau membuat semuanya seolah-olah salahmu.

Tapi akhirnya, itu semua memang benar-benar sulit dilalui. Hubungan kita merenggang. Seolah kita tak pernah kenal. Membuat moment-moment dulu menjadi kenangan yang menyedihkan.

Sampai pada akhirnya aku mendapat kabar, bahwa kamu telah pergi. Pergi meninggalkan dunia ini. Aku menyesal telah membuat hubungan ini merenggang, aku menyesal tidak lebih dulu mengutarakan perasaan ini. Dan moment-moment itupun seperti roll film yang kembali memutar di otakku.


Bandung, 28 oktober 2013
Dimalam yang hujan.




                                                                                                                                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No Bashing! ;)